Rabu, 18 Maret 2015

G1E112206_t03_aplikom

Nama               : Rokhmalia Nur Aeni
NIM                : G1E112206
Tugas ke          : 3

BIOGRAFI TOKOH – TOKOH YANG BERHUBUNGAN DENGAN DUNIA KOMPUTER


1.    Augusta Ada Lovelace (1815-1852)
Augusta Ada Lovelace (1815-1852) lahir di london, 10 Desember 1815.  Ayahnya bernama Lord George Gordon Byron, seorang penyair inggris yang terkenal dan ibunya bernama Anne Isabelle Milbanke. Hubungan keduanya bisa dibilang tidak harmonis. Lord George Gordon Byron terkenal bukan hanya karena dia seorang penyair tetapi karena gaya hidupnya yang "liar" dan skandal-skandalnya selalu menjadi sensasi.
Saat berumur 18 tahun (tahun 1833), Ada mengunjungi Mechanics Institute untuk mendengarkan materi kuliah yang disampai kan oleh Dr. Dionysius Lardner mengenai "difference engine", sebuah mechanical calculating machine yang dibuat oleh Charles Babbage. Ketika mendengarkan penjelasan Dr. Dionysius Lardner mengenai mesin tersebut Ada langsung tertarik untuk mempelajarinya lebih mendalam.
Pada 5 juni 1833, ada bertemu dan berkenalan dengan Charles Babbage di sebuah pesta. Dan sejak saat itulah Ada Lovelace dan Charles Babbage menjadi sahabat baik. Ada sering membantu Babbage membuatkan program untuk diaplikasikan kepada mesin analisis ciptaan Babbage itu.
Pada tahun 1842, Babbage pergi ke Turin, Itali untuk memberikan ceramah rutinnya mengenai mesin analisis yang ia buat. Salah satu dari yang hadir mendengarkan ceramahnya adalah Luigi Menabrea, seorang matematikawan asal Italia dan seorang duta besar bagi negara perancis. Di tahun yang sama (1842), Ada mencoba menerjemahkan isi ceramah Babbage ke dalam bahasa inggris dan Ada menambahkan beberapa catatan tambahan yang menjelaskan tentang fungsi mesin analisis buatan Babbage itu.  
Dengan menggunakan mesin Babbage itu, ada mencoba mengembangkan sebuah program yang dapat menghitung bilangan Bernoulli. Bukan hanya itu, Ada Lovelace juga menyarankan agar kartu-kartu berlubang dibuat dan dipergunakan untuk mengoperasikan mesin hitung buatan Babbage itu sehingga dapat mengulang pengoperasian tertentu.
Oleh karenanya, Augusta Ada Lovelace dinyatakan sebagai the first woman "computer programmer" dan terkenal karena membantu Charles Babbage menangani "the Analytical Engine". Pada saat itu Ada sudah memperkirakan bahwa di masa depan mesin ini dapat memproduksi grafik dan musik yang dibangkitkan oleh komputer. Untuk jasa-jasanya ini, Departemen Pertahanan USA memberi nama bahasa pemrograman yang dikembangkan pada tahun 1979 dengan nama Bahasa Pemrograman Ada.










2.    Brian W. Kernighan

Sejak tahun 1969 Brian Kernighan bekerja di Bell Laboratories, Lucent Technologies di Muray Hill. Selama 20 tahun Kernighan mengepalai The Computing Structures Research Department. Bidangnya adalah mengenai software tools, application-oriented language, programming methodology dan user interfaces. Kernighan juga sebagai consulting editor untuk Addison-wesley`s professional computing series. Brian Kernighan bersama dengan Dennis Ritchie membuat sebuah buku yang diberi judul The C programming language. Di Bell Laboratories, Kernighan bersama yang lainnya mengembangkan sebuah operating system yang diberi nama Unix.
Pada tahun 1969 di Universitas Princeton, dalam Disertasi Ph.d nya, Kernighan membuat beberapa Graph Partitioning Problems yang dihubungkan dengan Program Segmentation. Pada tahun 1971, dalam Conferensi Princeton ke-5, Brian Kernighan bersama dengan S. Lin mempresentasikan mengenai A heuristic technique untuk mengatasi a Class of Combinatorial optimization problems. Di tahun yang sama, Kernighan bersama S. Lin membuat sebuah metode Minimizing the Interconnection Cost of Linked Object. Pada tanggal 2 November 1971, metode yang mereka buat itu mendapat hak paten dari Departemen Hak Paten Amerika.
Brian Kernighan sering mengikuti berbagai workshop. Tahun 1972 bersama D. G .Schweikert dalam Design Automation Workshop yang ke-9, mempresentasikan makalah mereka yang berjudul A Proper Model for the Partitioning of Electrical Circuit. Tahun berikutnya Brian Kernighan, D. G .Schweikert dan G. Persky mengikuti Design Automation Workshop yang ke-10 dengan judul makalah An Optimum Channel-routing algorithm. Februari 1973, bersama dengan P. Hamilton mengikuti 1st SIGME Symposium di California dengan judul makalah Synthetically generated performance Test Load for Operating System. Selain workshop, Kernighan juga sering mengikuti berbagai conferensi, seperti pada bulan mei tahun 1976 di Montreal, mengikuti Canadian Information Processing Society Conference dengan makalah berjudul Improving Program Readability. Dan pada Juli 1986, Kernighan pernah mengikuti Unix Pacific Technology Seminar yang diselenggarakan di Tokyo.
Buku-buku yang ditulis oleh Kernighan pun tidak sedikit. Kernighan banyak menulis buku mengenai bahasa pemrograman. Judul-judul bukunya yang Kernighan tulis diantaranya adalah The Practice of Programming. Kernighan juga Bersama Dennis Ricthie menulis buku yang berjudul The C programming language.























3.    Richard Stallman

Richard Stallman mungkin tidak seterkenal Linus Torvalds (pengembang kernel linux), namun dapat dikatakan bahwa, Linux tidak dapat bermanfaat tanpa GNU buatan Stallman.Richard Matthew Stallman lahir 16 Maret 1953, di Manhattan, New York. Stallman lulus jurusan Fisika Harvard University pada tahun 1974. Selama masa kulaihnya, Stallman bekerja sebagai staf di Laboratorium Artificial Intelligence milik MIT. Disaat inilah Stallman belajar mengenai pengembangan Sistem Operasi.
Pada tahun 1980-an, Stallman mulai berhadapan dengan "musuhnya" hingga kini, yaitu "komersialisasi industri software". Ini berawal dari usaha beberapa "hackers" untuk mendirikan suatu perusahaan bernama "Symbolics", yang mencoba untuk mengganti "free software" yang digunakan di Lab., dengan software buatan mereka. Selama dua tahun, dari 1983 hingga 1985, Stallman berjuang menggagalkan usaha monopoli para programmer Symbolics. Sebelum akhirnya ia dibuat untuk menghentikan kegiatannya dan menandatangi perjanjian tertutup.
Pada Januari 1984 Stallman mengundurkan diri dari MIT dan memulai "GNU project". GNU (singkatan dari "GNU's Not Unix"-GNU, bukan Unix-) adalah Sistem Operasi cuma-cuma yang merupakan alternative dari Unix. Akhir akhir ini, varian dari Sistem GNU berbasis Linux mulai popular digunakan. Diperkirakan pemakai "GNU/Linux systems"(lebih dikenal dengan "Linux" saja) sudah mencapai 20 juta orang lebih.
Stallman adalah penulis "GNU Compiller Collection", sebuah kompiler portable yang dapat ditujukan untuk berbagai variasi arsitektur dan bahasa pemrograman. Selain itu ia juga menulis "GNU Symbollic debugger (gdb)", "GNU Emacs" dan berbagai program GNU lainnya.
"GNU Project", sebenarnya adalah salah satu wujud usaha Stallman untuk memperjuangkan "free software". Selain GNU, ia juga melakukan usaha-usaha lainnya dengan mendirikan Free Software Foundation (FSF), pengembangan konsep "Copyleft" (lawan dari "Copyright") yang kemudian dimasukkannya dalam "GNU General Public Lisence" (GPL) ditahun 1989.
Kehadiran Stallman di dunia komputer sudah diakui di tingkat dunia, Ini ditandai dari berbagai pengahargaan yang diterimanya. Diantaranya, "Grace Hopper Award" tahun 1991 atas kerjanya dalam membuat editor "Emacs", "Takeda Award" yang diterimanya tahun 2001, bersama dengan Linus Torvalds (pengembang linux) dan Ken Sakamura (pengembang TRON), dan penghargaan lainnya. Selain itu Stallman juga mendapat gelar Doktor Kehormatan dari Institut Teknologi Swedia (1996), dan Universitas Glasgow (2001). Hingga kini Stallman masih memperjuangkan eksistensi "free Software".









4.     Tim Berners Lee

tim-berners-lee Tim Berners Lee mendapat kehormatan sebagai salah satu dari 100 orang yang berpengaruh di abad yang lalu, versi majalah TIME. Sebenarnya dia termasuk salah satu dari 20 ilmuwan dan pemikir. Namanya disejajarkan dengan satu tokoh ilmu komputer lainnya Alan Turing, dan perintis kaliber berat dari beragam bidang lainnya (psikoanalisis, antropologi, fisika, biologi, ekonomi bahkan teknologi pesawat terbang).

 Tim Berners-Lee adalah penemu jaringan global dunia maya yang juga disebut the World Wide Web (WWW). Perlu diingat bahwa WWW tidak sama dengan internet, walau ada hubungan antar keduanya. Internet adalah jaringan komputer yang dibentuk dan dikembangan pertama kali oleh DARPA (Riset Pertahanan AS), sedangkan WWW adalah media dimana orang-orang dapat berbagi dokumen, gambar, film, musik dan informasi, serta menjual barang dan jasa. Dan yang menemukan ini adalah Tim Berners-Lee. Dia yang pertama menulis WWW client (program browser-editor yang bekerja di NeXTStep) dan server WWW. Tim yang juga menulis piranti lunak yang mendefinisikan HTML (Hyper Text Markup Language), URL (Uniform Resource Locator), dan HTTP (Hyper Text Transfer Protocol). Kesemuanya itu adalah bahasa pemograman yang digunakan banyak orang untuk menampilkan isi sebuah situs dan protokol bagaimana situs-situs dapat ditemukan di WWW dan berkomunikasi satu sama lainnya.

Kisah penemuan WWW ini berawal ketika Tim bekerja di CERN, laboratorium fisika partikel milik Eropa di tahun 1980. Saat itu dia hanya bekerja sementara selama 6 bulan sebagai software engineer. Karena CERN merupakan institusi multi-nasional, Tim ingin membuat suatu software yang dapat menghubungkan data-data dan informasi yang dia miliki dan para periset lainnya, sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih efisien. Dia namakan software tersebut Enquire, kependekan dari Enquire Within Upon Everything, judul ensiklopedia yang dia ingat waktu masih kecil. Idenya ini lantas dia kembangkan ke luar organisasi CERN. Dia berpikir mengapa hanya membatasi jaringan ini di dalam CERN saja? Bagaimana kalau para ilmuwan di tempat lain ingin berbagi informasi juga? Maka sistem yang dia ciptakan akhirnya berkembang sepesat perkembangan jaringan internet itu sendiri. Tim lantas meluncurkan browser-nya pada tahun 1991. Tetapi belum banyak orang yang menggunakan media WWW yang ditemukan sampai Marc Andressen beberapa tahun kemudian meluncurkan browser yang lebih popular Mosaic. Marc lantas mendirikan Netscape. Sejak saat itu pengguna internet dan WWW berkembang dengan sangat pesat.

Saat ini, Tim Berners-Lee bekerja menjadi direktur World Wide Web Consortium (W3C) dan berkantor di Massachussets Institute of Technology. W3C adalah sebuah organisasi yang memiliki 400-an anggota dengan staf sekitar 40 orang yang tersebar di seluruh dunia. Tujuan organisasi ini adalah untuk mengembangkan teknologi-teknologi yang dapat digunakan lintas platform (interoperable technologies) yang menetapkan spesifikasi, aturan-aturan, berbagai peranti lunak dan alat-alat lainnya yang dibuat untuk menggunakan World Wide Web secara optimal. Anggota-anggotanya seperti Microsoft, Adobe, Intel, Macromedia, Oracle dan banyak lagi bekerja sama mengembangkan teknologi yang mengeksploitasi WWW sehingga dapat digunakan oleh banyak orang. Bahasa pemograman WWW yang terbaru XML misalnya, dikembangkan oleh W3C.


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar