Nama :
Rokhmalia Nur Aeni
NIM :
G1E112206
Tugas ke :
3
BIOGRAFI
TOKOH – TOKOH YANG BERHUBUNGAN DENGAN DUNIA KOMPUTER
1.
Augusta Ada Lovelace (1815-1852)
Augusta Ada Lovelace (1815-1852) lahir di london,
10 Desember 1815. Ayahnya
bernama Lord George Gordon Byron, seorang penyair inggris yang terkenal dan
ibunya bernama Anne Isabelle Milbanke. Hubungan keduanya bisa dibilang tidak
harmonis. Lord George Gordon Byron terkenal bukan hanya karena dia seorang
penyair tetapi karena gaya hidupnya yang "liar" dan
skandal-skandalnya selalu menjadi sensasi.
Saat berumur 18 tahun (tahun 1833), Ada mengunjungi Mechanics
Institute untuk mendengarkan materi kuliah yang disampai kan oleh Dr. Dionysius
Lardner mengenai "difference engine", sebuah mechanical calculating
machine yang dibuat oleh Charles Babbage. Ketika mendengarkan penjelasan Dr.
Dionysius Lardner mengenai mesin tersebut Ada langsung tertarik untuk
mempelajarinya lebih mendalam.
Pada 5 juni 1833, ada bertemu dan berkenalan dengan Charles
Babbage di sebuah pesta. Dan sejak saat itulah Ada Lovelace dan Charles Babbage
menjadi sahabat baik. Ada sering membantu Babbage membuatkan program untuk
diaplikasikan kepada mesin analisis ciptaan Babbage itu.
Pada tahun 1842, Babbage pergi ke Turin, Itali untuk memberikan
ceramah rutinnya mengenai mesin analisis yang ia buat. Salah satu dari yang
hadir mendengarkan ceramahnya adalah Luigi Menabrea, seorang matematikawan asal
Italia dan seorang duta besar bagi negara perancis. Di tahun yang sama (1842),
Ada mencoba menerjemahkan isi ceramah Babbage ke
dalam bahasa inggris dan Ada menambahkan beberapa catatan tambahan
yang menjelaskan tentang fungsi mesin analisis buatan Babbage itu.
dalam bahasa inggris dan Ada menambahkan beberapa catatan tambahan
yang menjelaskan tentang fungsi mesin analisis buatan Babbage itu.
Dengan menggunakan mesin Babbage itu, ada mencoba mengembangkan
sebuah program yang dapat menghitung bilangan Bernoulli. Bukan hanya itu, Ada
Lovelace juga menyarankan agar kartu-kartu berlubang dibuat dan dipergunakan
untuk mengoperasikan mesin hitung buatan Babbage itu sehingga dapat mengulang
pengoperasian tertentu.
Oleh karenanya, Augusta Ada Lovelace dinyatakan sebagai the first
woman "computer programmer" dan terkenal karena membantu Charles
Babbage menangani "the Analytical Engine". Pada saat itu Ada sudah
memperkirakan bahwa di masa depan mesin ini dapat memproduksi grafik dan musik
yang dibangkitkan oleh komputer. Untuk jasa-jasanya ini, Departemen Pertahanan
USA memberi nama bahasa pemrograman yang dikembangkan pada tahun 1979 dengan
nama Bahasa Pemrograman Ada.
2. Brian W. Kernighan
Sejak tahun 1969 Brian Kernighan bekerja di Bell
Laboratories, Lucent Technologies di Muray Hill. Selama 20 tahun Kernighan
mengepalai The Computing Structures Research Department. Bidangnya adalah
mengenai software tools, application-oriented language, programming methodology
dan user interfaces. Kernighan juga sebagai consulting editor untuk
Addison-wesley`s professional computing series. Brian Kernighan bersama dengan
Dennis Ritchie membuat sebuah buku
yang diberi judul The C programming language. Di
Bell Laboratories, Kernighan bersama yang lainnya mengembangkan sebuah
operating system yang diberi nama Unix.
Pada
tahun 1969 di Universitas Princeton, dalam Disertasi Ph.d nya, Kernighan
membuat beberapa Graph Partitioning Problems yang dihubungkan dengan Program
Segmentation. Pada tahun 1971, dalam Conferensi Princeton ke-5, Brian Kernighan
bersama dengan S. Lin mempresentasikan mengenai A heuristic technique untuk
mengatasi a Class of Combinatorial optimization problems. Di tahun yang sama,
Kernighan bersama S. Lin membuat sebuah metode Minimizing the Interconnection
Cost of Linked Object. Pada tanggal 2 November 1971, metode yang mereka buat
itu mendapat hak paten dari Departemen Hak Paten Amerika.
Brian Kernighan sering
mengikuti berbagai workshop. Tahun 1972 bersama D. G .Schweikert dalam Design
Automation Workshop yang ke-9, mempresentasikan makalah mereka yang berjudul A
Proper Model for the Partitioning of Electrical Circuit. Tahun berikutnya Brian
Kernighan, D. G .Schweikert dan G. Persky mengikuti Design Automation Workshop
yang ke-10 dengan judul makalah An Optimum Channel-routing algorithm. Februari
1973, bersama dengan P. Hamilton mengikuti 1st SIGME Symposium di California
dengan judul makalah Synthetically generated performance Test Load for
Operating System. Selain workshop, Kernighan juga sering mengikuti berbagai
conferensi, seperti pada bulan mei tahun 1976 di Montreal, mengikuti Canadian
Information Processing Society Conference dengan makalah berjudul Improving
Program Readability. Dan pada Juli 1986, Kernighan pernah mengikuti Unix
Pacific Technology Seminar yang diselenggarakan di Tokyo.
Buku-buku yang ditulis
oleh Kernighan pun tidak sedikit. Kernighan banyak menulis buku mengenai bahasa
pemrograman. Judul-judul bukunya yang Kernighan tulis diantaranya adalah The
Practice of Programming. Kernighan juga Bersama Dennis Ricthie menulis buku
yang berjudul The C programming language.
3.
Richard
Stallman
Richard Stallman mungkin tidak seterkenal Linus Torvalds
(pengembang kernel linux), namun dapat dikatakan bahwa, Linux tidak dapat
bermanfaat tanpa GNU buatan Stallman.Richard Matthew Stallman lahir 16 Maret
1953, di Manhattan, New York. Stallman
lulus jurusan Fisika Harvard University pada tahun 1974. Selama masa kulaihnya,
Stallman bekerja sebagai staf di Laboratorium Artificial Intelligence milik
MIT. Disaat inilah Stallman belajar mengenai pengembangan Sistem Operasi.
Pada tahun
1980-an, Stallman mulai berhadapan dengan "musuhnya" hingga kini,
yaitu "komersialisasi industri software". Ini berawal dari usaha
beberapa "hackers" untuk mendirikan suatu perusahaan bernama
"Symbolics", yang mencoba untuk mengganti "free software"
yang digunakan di Lab., dengan software buatan mereka. Selama dua tahun, dari
1983 hingga 1985, Stallman berjuang menggagalkan usaha monopoli para programmer
Symbolics. Sebelum akhirnya ia dibuat untuk menghentikan kegiatannya dan
menandatangi perjanjian tertutup.
Pada Januari 1984 Stallman
mengundurkan diri dari MIT dan memulai "GNU project". GNU (singkatan dari
"GNU's Not Unix"-GNU, bukan Unix-) adalah Sistem Operasi cuma-cuma
yang merupakan alternative dari Unix. Akhir akhir ini, varian dari Sistem GNU
berbasis Linux mulai popular digunakan. Diperkirakan pemakai "GNU/Linux
systems"(lebih dikenal dengan "Linux" saja) sudah mencapai 20
juta orang lebih.
Stallman adalah
penulis "GNU Compiller Collection", sebuah kompiler portable yang
dapat ditujukan untuk berbagai variasi arsitektur dan bahasa pemrograman.
Selain itu ia juga menulis "GNU Symbollic debugger (gdb)", "GNU
Emacs" dan berbagai program GNU lainnya.
"GNU
Project", sebenarnya adalah salah satu wujud usaha Stallman untuk
memperjuangkan "free software". Selain GNU, ia juga melakukan
usaha-usaha lainnya dengan mendirikan Free Software Foundation (FSF),
pengembangan konsep "Copyleft" (lawan dari "Copyright")
yang kemudian dimasukkannya dalam "GNU General Public Lisence" (GPL)
ditahun 1989.
Kehadiran Stallman
di dunia komputer sudah diakui di tingkat dunia, Ini ditandai dari berbagai
pengahargaan yang diterimanya. Diantaranya, "Grace Hopper Award"
tahun 1991 atas kerjanya dalam membuat editor "Emacs", "Takeda
Award" yang diterimanya tahun 2001, bersama dengan Linus Torvalds
(pengembang linux) dan Ken Sakamura (pengembang TRON), dan penghargaan lainnya.
Selain itu Stallman juga mendapat gelar Doktor Kehormatan dari Institut
Teknologi Swedia (1996), dan Universitas Glasgow (2001). Hingga kini Stallman
masih memperjuangkan eksistensi "free Software".








Tidak ada komentar:
Posting Komentar