Jumat, 13 Maret 2015

G1E112206_t02_Aplikom

Nama               : Rokhmalia Nur Aeni
NIM                : G1E112206
Tugas ke          : 2

APLIKASI KOMPUTER

Sistem Operasi Embedded
Sistem Operasi dapat dikategorikan menurut tehnologinya (seperti keluarga unix atau lainnya, windows misalnya), kepemilikan dan lisensinya (berlisensi atau open-source), perkembangannya (dilihat dari kacamata sejarah seperti DOS dan OS/2 atau yang terbaru Linux dan Windows), maupun aplikasinya (penggunaannya umum seperti Linux, Windows), khusus desktop (DOS, Apple Mac OS), khusus mainframe (AIX), khusus real-time atau embedded (QNX), PDA, atau tujuan lain seperti keperluan produksi barang, penelitian dan hobi. Secara natural penggolongan-penggolongan itu saling beririsan.
Sistem operasi merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya mengunakan komputer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing-masing.
Embedded System adalah suatu sitem yang tertanam dalam suatu perangkat dan memiliki peran sebagai core dalam fungsionalitas dan perilakunya. Perannya adalah mengontrol dan menentukan perilaku. Namun, berbeda dengan Operating pada PC yang tergolong general purpose, Embedded System cenderung didesain untuk suatu perangkat tertentu dengan kemampuan yang spesifik.
Embedded System (System Tertanam) adalah suatu sistem komputer yang didesain untuk menangani pekerjaan/ tujuan spesifik. Secara garis besar mirip dengan Operating System yang ada pada PC, Embedded System yang terdapat dalam suatu perangkat juga mengatur perilaku/fungsi dari Hardware tersebut. Namun, embedded system tidak bisa melakukan hal-hal yang umum seperti  main game, mengedit data, memutar file multimedia hingga simulasi. Embedded System hanya mampu melakukan suatu mekanisme untuk tujuan tertentu sesuai dengan kemampuan perangkat diman Embedded System itu terinstall.
Embedded system dapat kita temui dalam banyak bentuk. Dalam general purpose computer misalnya, dalam menjalankan fungsi system operasi seperti UNIX misalnya, kadang kita menjumpai aplikasi spesial purpose. Dalam perangkat hardware tertentu seperti ponsel, kita bisa menemukan OS yang hanya mampu menjalankan tugas-tugas tertentu sesuai dengan perangkatnya. Atau terkadang juga tertanam dalam hardware dengan Aplication-specific Integrated Circuit (ASIC) yang tidak membutuhkan OS dalam menjalankan fungsinya.      
Sebagai real time system, Embedded System memiliki 4 karakteristik yaitu single purpose, ukuran kecil, diproduksi dalam jumlah masal serta specific timing requirement. 
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, Embedded System tidak seperti PC yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan melainkan hanya untuk tujuan tertentu. Sistem lift mampu mengatur operasi lift sedangkan sistem dalam vcd mampu meload dan memainkan file musik. tidak umum jika ada mesin controller lift untuk memutar VCD. Hal ini menegaskan behwa Embedded System identik dengan single purpose.
Embedded system tidak memiliki CPU dengan kemampuan process seperti PC. Demikian juga dengan memory. Untuk CPU komputer antara 32 dan 64 bit, sedangkan pada kebanyakan embedded system hanya berkisar 8 – 16 bit. Sedangkan untuk memory, komputer dapat mencapai gigabyte, sedangkan embedded system tak lebih dari 1 megabyte. Untuk memory yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi kita sebut footprint. Dengan demikian real time system memiliki footprint yang kecil atau dengan kata lain ukuran yang kecil.
Dalam real time system, beberapa fitur tidak dimiliki karena memang tidak dibutuhkan. Beberapa alasannya adalah embedded system hanya untuk single purpose sehingga tidak memerlukan pheripheral device yang terlalu banyak. Seperti jam tangan misalnya, tentu saja tidak memerlukan perangkat tambahan seperti disk drive. Beberapa fitur yang ada dalam general purpose OS juga memerluka processor yang cepat dan memory yang besar, padahal hal ini menjadi salah satu batasan yang sangat diperhatikan dalam pengembangan embedded system. Fitur – fitur dari general purpose system juga bisa membuat biaya pembuatan semakin membengkak sehingga tidak ekonomis untuk produksi masal. Beberapa hal krusial pada sistem operasi general purpose yang tidak diperlukan adalah beragam pheripheral device, mekanisme proteksi dan security, dan multiple user.
            Di berbagai bidang dalam kehidupan modern, embedded system semakin menjadi primadona. Bisa dikatakan Operating system hanya bisa kita temukan dalam PC, sedangkan embedded system di berbagai perangkat seperti mobile, alarm HP dan masih banyak lagi. Hal ini disebabkan keunggulan embedded system dibandingkan dengan OS yang terdapat dalam komputer, keunggulannya adalah karena kernel dari embedded system lebih kecil, tidak memerlukan pheripheral yang terlalu banyak sehingga mampu menekan biaya produksi.           
            Dalam kehidupan sehari-hari kita bisa menemukan banyak perangkat/device yang mengaplikasikan Embedded System. Sesuai sifatnya, kebanyakan yang perangkat yang memiliki embedded system adalah alat dengan kemempuan spesifik, seperti peralatan rumah tangga (microwave, penyedot debu dan mesin cuci) dan dalam perangkat kecil seperti beberapa digital device (Mp3 Player, jam tangan) serta communication device (ponsel, blackberry devisce).  dalam penggunaan yang lebih advance, embedded sytem juga terdapat dalam alat-alat yang tergolong besar (lif, mobil, pesawat) dan produk-produk AI seperti robot.
Sistem embedded merupakan computing device yang didesain dengan tujuan tertentu secara spesifik untuk melakukan fungsi tertentu. Sistem embedded terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras meliputi mikroprosesor atau mikrokontroler dengan penambahan memori eksternal, I/O dan komponen lainnya seperti sensor, keypad, LED, LCD, dan berbagai macam aktuator lainnya. Perangkat lunak embedded merupakan penggerak pada sistem embedded. Sebagian besar perangkat lunak sistem embedded real time memiliki program aplikasi yang spesifik yang didukung oleh Real Time Operating System (RTOS). Perangkat lunak embedded biasanya disebut firmware karena perangkat lunak tipe ini dimuat ke ROM, EPROM atau memory Flash. Sekali program dimasukkan kedalam perangkat keras maka tidak akan pernah berubah kecuali diprogram ulang.
Sistem embedded dapat diklasifikasikan berdasarkan fungsi dan performansinya yaitu sebagai berikut.
·      Sistem Embedded berdiri sendiri (Stand Alone)
Sistem embedded yang termasuk kategori ini dapat bekerja sendiri. Sistem embedded ini dapat menerima input digital atau analog, melakukan kalibrasi, konversi, pemprosesan data serta menghasilkan output data ke periperal output misalnya display LCD. Contoh alat yang termasuk kategori ini adalah konsol video game, MP3 player, kamera digital.

·      Sistem Embedded Real-Time
Sistem dapat dikategorikan sebagai real-time jika waktu respon merupakan hal yang sangat penting. Beberapa tugas tertentu harus dilakukan pada periode waktu yang spesifik. Ada 2 tipe sistem embedded real time yaitu sistem embedded hard real time dan soft real-time.

·      Sistem Embedded Hard Real-Time
Untuk sistem embedded ini, pengerjaan operasi melebihi waktu yang ditentukan dapat menyebabkan terjadinya kegagalan yang fatal dan menyebabkan kerusakan pada alat. Batas waktu respon untuk sistem ini sangatlah kritis yaitu dalam milidetik bahkan lebih singkat lagi. Contohnya penyelesaian operasi yang tidak sesuai waktunya pada sistem embedded kontrol rudal dapat menyebabkan bencana. Sistem embedded ini juga dapat ditemui pada kehidupan sehari-hari misalnya pada sistem kontrol kantong udara pada mobil. Waktu tunda pada sistem ini dapat mengancam keselamatan pengendara mobil karena kecelakaan biasanya terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Sistem embedded harus dapat bekerja dengan batas waktu yang sangat tepat. Pemilihan chip dan RTOS sangatlah penting pada sistem embedded hard real-time ini.

·      Sistem Embedded Soft Real-Time
Pada beberapa sistem embedded lainnya keterlambatan waktu respon dapat ditoleransi pada batas tertentu. Pelanggaran batas waktu dapat menyebabkan performansi menurun namun sistem dapat tetap beroperasi. Contoh alat pada kategori ini adalah mikrowave dan mesin cuci. Walaupun ada batas waktu untuk setiap operasinya namun keterlambatan yang dapat ditoleransi dapat dalam hitungan detik bukan milidetik.

·      Networked Embedded Systems
Sistem embedded jaringan menghubungkan jaringan dengan interface jaringan ke sumber akses. Jaringan yang dihubungkan bisa jadi Local Area Network (LAN), Wide Area Network (WAN) atau internet. Sambungan dapat menggunakan kabel atau nirkabel. Networked embedded system dapat dikategorikan berdasarkan sambungannya tersebut. Namun dalam banyak sistem, penggunaan kabel maupun nirkabel dalam sistem embedded sering dilakukan. Contoh dari LAN networked embedded system adalah sistem pengamanan rumah dimana semua sensor (misalnya pendeteksi gerak, sensor tekanan, sensor cahaya ataupun sensor asap) semua terhubung melalui kabel dan dijalankan dengan protokol TCP/IP. Sistem pengamanan rumah dapat diintegrasikan dengan jaringan sistem pengamanan rumah dengan tambahan jaringan kamera yang dijalankan dengan protokol HTTP. Jadi semua sistem embedded dapat dikategorikan seperti klasifikasi sebelumnya namun pembagiannya tidak mutlak. Subsistem dari sistem embedded jaringan dapat real-time ataupun non real-time. Sistem real-time dapat berdiri sendiri atau terhubung dengan jaringan.

WINDOWS CE

Windows CE merupakan perangkat komputer yang lebih kecil daripada komputer yang lebih dikenal dengan istilah handbeld komputer yang dikeluarkan pada tahun 1996.
Windows CE adalah perangkat lunak keluaran Microsoft untuk perangkat keras organizer. Organizer Windows CE tersedia dalam dua bentuk, sebagai Handheld yang horizontal dan Palmsize yang vertikal. Windows ce adalah sejenis perangkat lunak yang di keluarkkan oleh perusahaan besar Microsoft dan di gunakan untuk melengkapi perangkat keras organizer.
Versi Handheld memiliki keyboard dan pena untuk input, sedangkan Palmsize menggunakan layar tampilan yang lebih kecil dan pena. Handheld dilengkpi dengan Pocket-Office-Suite komplit berisi Word, Exel, PowerPoint dan Outlook. Palmsize hanya dilengkapi dengan Pocket-Outlook sebagai channel browser (Internet Explorer mini) dan Notetaker sebagai editor. Tetapi kini banyak perkembangan yang terjadi pada Palmsize yaitu layar tampilan telah berwarna.

JENIS – JENIN WINDOWS CE
Jenis – jenis dari windows ce adalah sebagai berikut.
·      Versi Handheld
Versi handheld biasa di sebut dengan horizontal. Untuk menginput data ke dalam komputer akan di lengkapi dengan keyboard dan juga pena. Selain itu hendheld di lengkapi dengan Word, Exel, Outlook dan Powerpoint. Bisa di katakan bahwa handheld sudah di lengkapi dengan Pocked, Office dan Suite.
·       Versi Palmize
Versi Palmsize juga di sebut dengan vertikal. Untuk menginput data ke dalam komputer memang tak se lengkap versi handheld. Versi palmsize di lengkapi dengan pocked dan outlook. Namun dengan perkembangan jaman yang serba maju sekarang ini palmsize sudah di lengkapi dengan layar yang tampilannya telah berwarna.




KELEBIHAN WINDOWS CE
Kelebihan windows ce adalah sebagai berikut.
1.    Tampilan layar warna
Salah satu kelebihan yang di miliki windows ce adalah memiliki tampilan layar warna. Dengan layar warna akan membuat mata yang melihat lebih menarik. Ketika anda menemukan atau melihat tampilan yang menarik maka akan membuat anda ingin memiliki dan memanfaatkan tekhnologi ini untuk kemajuan hidup anda. Dan dari tujuan itu maka teknologi ini di buat.

2.    Sistem operasi
Sistem yang di keluarkan untuk pengoprasian komptuter yang lebih kecil. Tekhnologi ini dapat di gunakan di komputer mobil. Sehingga boleh di katakan sistem komputer ini lebih ringkas karena bisa di gunakan dan juga di bawa kemana-mana. Untuk itu pencipta teknologi window ce akana semakin melebarkan sayapnya untuk mendpat manfaat secara optimal terhadap penggunaan tekhnologi ini.

3.    Memudahkan menerima dan mengirim email
Dengan menggunakan windows ce di dalam mobil atau perangkat rumah tangga lainnya. Maka anda bisa dengan mudah menerima dan mengirim email. Bahkan anda juga bisa mengakses world wide web. Dengan bisa mengakses world wide web maka anda bisa mencari informasi apapun yang anda inginkan dengan cepat dan mudah. Selain itu pekerjaan anda juga menjadi lebih ringan untuk di selesaikan dengan waktu yang cepat. Berbagai kemudahan ini di ciptakan oleh Microsoft demi kelancaran kerja manusia itu sendiri.
Windows CE dapat membuktikan beberapa kelebihan, tampilannya tampak familiar dan hanya Windows CE yang memiliki tampilan warna. Handheld yang horizontal juga memiliki keistimewaan yaitu pada kecepatan. Pada Palmsize, Windows CE menunjukkan apa yang secara teknis sudah dapat dilakukan, terutama dalam bentuknya yang kompak.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar